Tampilkan postingan dengan label blog. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label blog. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Agustus 2020

Goa Tawanan, puncak Gunung Putri Bogor

Alhamdulillah, puncak gunung putri Bogor jalur pendakian sodong Goa Tawanan, 21 Agustus 2020 pukul 15.00 berhasil didaki.
Lokasi relatif dekat jakarta sekitar 40 km dari cawang dengan jarak tempuh 1,5 jam (keadaan jalan normal).


Sangat direkomendasikan pakai sepatu gunung dan pakaian relatif tebal karena banyak karang yang tajam disepanjang jalan.
Tebing tinggi 1 sd 2 meter juga banyak ditemui, lalu menuju puncak kita harus berjalan diujung karang sehingga tidak direkomendasikan bagi anak kecil maupun manula dan orang yg cepat pusing ketinggian.



Bawa air yang cukup karena tidak ada pedagang mulai dari jalur pendakian ekstrim.
Pos goa tawanan tempat camping tepi jurang sudah tidak ada lagi toilet.
Usahakan di pos berupa langgar (musola) mampir ke toilet karena itu tempat terakhir sebelum puncak.

Selamat mendaki....

Minggu, 16 Agustus 2009

filosofi airmatakaisar

banyak orang tanya kenapa sich harus airmata kaisar

karena gua ini merasa pengecut,
ga bisa buat apa2 buat islam, masyarakat, mama, papa, keluarga,
padahal gua tau, mereka pasti berharap banyak ma gua...
jadi gua menangis

hal ini gua rasakan sejak umur 13 (1993) tahun ketika gua 
nonton film saint saiya, dimana karaker hyoga hampir mati 
ditangan camus.. http://www.youtube.com/watch?v=bHfBhZRqvhU
ketika sedang menolong athena
wow betapa indahnya kalo gua mati ketika
sedang berjuang menegakkan islam, menolong kaum tertindas, melindungi keluarga

oleh sebab itu waktu sekolah (sma 58-1995) gua aktif di rohis, kita sering liat 
film palestina, dimana saudara kita dibantai oleh tentara israel jahanam,
saudara kita dibosnia dibunuh dengan kejam
tapi murobbi kita(rohis) saat itu bilang bahwa tujuan umat islam itu adalah
HIDUP MULIA atau MATI SYAHID, di indonesia kita lebih baik hidup mulia 
dengan meningkatkan kualitas iman
akhirnya kita saat itu hanya bisa mensyiarkan islam lewat nasyid, grup nasyid kita yaitu
AR RASYIDIN (aang, wahyu, pendi, yuda, katur, dian dll) lumayan eksis

ketika kuliah di unj ahun 1998, langsung demo turun ke jalan bergabung dengan
FAMRED (Front Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi), karena menurut saya
ketika itu pergerakan ini murni dari otak mahasiswa tanpa order dari penguasa, walau
akhirnya saya menyesal para mahasiswa 1998 menurunkan habibie karena menurut saya
habibie seharusnya masih diberi kesempatan, apalagi yang gantiin si gusdur... wah parah
semenjak itu saya keluar dari pergerakan mahasiswa

pengalaman demo; kena gas airmata, pentungan polisi, ga pulang 3 hari, diintrogasi intel, 
diskusi nyulik politisi, diskusi kudeta negara 

dari tahun 1998-2004 saya menjadi aktivis anak dengan bergabung di kspa
(kelompok sosial pecinta anak), bersama ode dan dadi kami memperjuangkan pendidikan 
anak prasejahtera agar dapat mengenyam pendidikan yang layak, selain aktif diorganisasi
saya juga mengajar bahkan pernah menjadi korlok(kepala sekolah) di pademangan jakarta utara

tahun 2004 saya meninggalkan pekerjaan saya sebagai manager ISEE (information sistem
elektronik for education) btw saya pendirinya, dengan gaji berlimpah menjadi serang guru madrasah
mengajar tik dengan gaji 1/10 dari serang manajer perusahaan it

tapi tangisan seorang guru bergaji kecil, tidak mengubah pendirian mantan pacar untuk saya
menjadi imam di keluarga, alhamdulillah

airmata sang kaisar saat ini (2008) sedikit terobati dengan segudang prestasi, antara lain
1. usaha saya (AS Web technology) makin berkembang
2. dipercaya jadi outsource mabes polri
3. menang berbagai lomba (desain 2008, robotik 2007, 2008, 2009)
4. punya 2 unit rumah di taman cileungsi, selain yang ditempati saat ini di ciracas

saat ini sedang aktif di masjid baiushshidqi agar merasa lebih dekat dengan sang KHALIK

YA ALLAH semoga saya saya bisa konsisten untuk menjadi airmatakaisar

Kamis, 11 September 2008

Bermimpilah setinggi langit

Seorang
guru pernah membawa mangkuk besar kemudian diisi batu-batu besar sambil
bertanya pada murid-muridnya: "Apakah mangkuk ini sudah penuh?" –sudah,
jawab muridnya. Kemudian sang guru mengisi mangkuk itu dengan pasir,
dan pasir itu memenuhi sela antara batu-batu besar, kemudian sang guru
kembali bertanya: "Sudah penuhkah mangkuk ini?" –kali ini murid
terpecah menjadi dua; ada yang bilang sudah, ada yang bilang belum,
meskipun tidak tahu dimana belumnya. Kemudian guru itu menyiramkan air
ke dalam mangkuk, dan air itu pun membasahi pasir dan memenuhi mangkuk
itu sekali lagi.

Kemudian
guru itu mengambil mangkuk yang baru, dan diisinya dengan pasir,
sejenak kemudian ia berkata: "apakah mangkuk ini masih muat untuk batu2
besar ini?"-spontan para murid mengatakan :"tidak", -"maka seperti
itulah kepala kita, jika kita isi dengan hal-hal yang kecil, maka ia
tidak akan pernah sanggup diisi oleh ide-ide besar. Fikirkanlah ide-ide
besar, maka hal yang kecil akan termuat dengan sendirinya."

 

anatta sannai

mts pkp jakarta islamic school

Innallaah laa yughoyyiru maa biqoumin, hatta yughoyyiru maa bi anfusihim

Tahun '70-an Presiden Korsel Park Jung He ke aceh, dia lihat ayat Qur'an di sebelah Masjid Baiturrahman: "Innallaah laa yughoyyiru maa biqoumin, hatta yughoyyiru maa bi anfusihim" –beliau
bertanya; "artinya apa?", "Tuhan tidak mengubah keadaan suatu kaum,
sampai kaum itu yang mengubah keadaannya sendiri". Jadilah ayat itu
dicatat, kemudian dibawa ke Korsel untuk dijadikan slogan resmi
pemerintah; "Tuhan tidak mengubah keadaan Korea Selatan, sampai rakyat
Korea yang mengubah keadaannya sendiri". Padahal hanya satu ayat tapi
luar biasa hasilnya sekarang. Kalau kita karena kebanyakan ayat, ada
6666, jadi bingung mau mulai dari mana

Selasa, 18 Maret 2008

ai lagi akit nich, kecapean teuz kena viruz dech

INFEKSI SALURAN NAFAS ATAS
Infeksi saluran nafas itu sendiri juga banyak sekali penyebabnya dan bayak pula nama penyakitnya.. Tapi saya akan membahas lebih banyak pada yang sering kita temukan sehari-hari .



Sebelumnya saya perjelas mengenai infeksi..
Infeksi adalah kolonisasi yang dilakukan oleh spesies asing terhadap organisme inang, dan bersifat membahayakan inang. Organisme penginfeksi, atau
patogen, menggunakan sarana yang dimiliki inang untuk dapat memperbanyak diri, yang pada akhirnya merugikan inang. Patogen mengganggu fungsi normal inang dan dapat berakibat pada luka kronik, gangrene, kehilangan organ tubuh, dan bahkan kematian. Respons inang terhadap infeksi disebut peradangan. Secara umum, patogen umumnya dikategorikan sebagai organisme mikroskopik, walaupun sebenarnya definisinya lebih luas, mencakup bakteri, parasit, fungi, virus, prion, dan viroid.
Simbiosis antara parasit dan inang, di mana satu pihak diuntungkan dan satu pihak dirugikan, digolongkan sebagai parasitisme.

Secara lebih singkatnya yang dinamakan infeksi adalah suatu peradangan atau masuknya kuman yang menyebabkan peradangan karena perlawanan tubuh kita. Jika daya tahan tubuh kita mampu melawan kuman yang masuk maka infeksi akan teratasi (tidak jadi sakit) dan jika daya tahan tubuh kita tidak dapat melawan kuman yang masuk maka terjadilah infeksi.
Kuman yang masuk dapat berupa virus ataupun bakteri dan bisa juga jamur tapi ini jarang. Jika terinfeksi oleh virus umumya lebih sebentar daripada bakteri. Infeksi oleh virus lebih singkat tinggkat keparahanya tergantung daya virulensi atau tingginya daya masuk kuman yang menimbulkan parahnya penyakit.

Infeksi saluran nafas atas dalam bahasa Indonesia juga di kenal sebagai ISPA (Infeksi Saluran naPas Atas) atau URI dalam
bahasa Inggris adalah penyakit infeksi akut yang melibatkan organ saluran pernafasan, hidung, sinus, faring, atau laring. Pada pembehasan kali ini hanya akan di bahas penyakit infeksi saluran nafas atas yaitu Rhinitis, faringitis dan laringitis.
Dinamakan ISPA karena sesuai dengan lokasinya yai tu mengenai saluran nafas atas, dimana penyakitnya sesuai dengan nama tempat yang di kenainya, yang termasuk dalam keadaan ini adalah rhinitis, sinusitis,
faringitis, tosilitis dan laryngitis. Sedangakan flu batuk berikutnya karena dekatnya daerah atau lokasi yang terkena.
Yang termasuk secara garis besar gejala dari ISPA adalah badan panas & pegal pegal (
myalgia), beringus (rhinorrhea), batuk, sakit kepala, sakit pada tengorokan.
Terjadinya ISPA adalah karena masuknya virus, bakteri dan jamur. Kebanyakan adalah virus. Yang biasanya akan di ikuti dengan bakteri.
Pengobatan yg diberikan pada penyakit ini biasanya pemberian antibiotik walaupun kebanyakan ISPA disebabkan oleh virus yang dapat sembuh dengan sendirinya tanpa pemberian obat obatan terapeutik, pemberian antibiotik dapat mempercepat penyembuhan penyakit ini dibandingkan hanya pemberian obat obatan symptomatic (penghilang gejala/pereda gejala), selain itu dengan pemberian antibiotik dapat mencegah terjadinya infeksi lanjutan dari bakterial, pemberian, pemilihan antibiotik pada penyakit ini harus diperhatikan dengan baik agar tidak terjadi resistensi kuman/baterial di kemudian hari. Namun pada penyakit ISPA yg sudah berlanjut dengan gejala dahak dan ingus yg sudah menjadi hijau, pemberian antibiotik merupakan keharusan karena dengan gejala tersebut membuktikan sudah ada bakteri yg terlibat.

Kamis, 13 Maret 2008

I agree with Dian Sâstró…..

It’s not the fact that she (Dian Sastrowardoyo) is pretty, cute or beautiful, but I’m trying to comprehend slowly that she is more than a great thinker, but she also involved in it. In a SUARA MERDEKA’s Article yesterday (10 March ’08),

I agree with her thought, as a new assistant professor in Faculty Of Philosophy at Indonesian University, Jakarta. As she realizes that the today’s teaching method can use the technology which is capable for the modern era. For example; when she finished her undergraduate paper she consults with her professor using the latest conversation technology (Yahoo Messenger) and for the revision of her undergraduate paper, she used electronic mail…in this case,

I agree about her thought in technology and also the saving for the paper, because the waste of the paper would be an large amount of garbage in the future. How we could see a good environment if the large amount of paper waste is around us? This is the problem that proves her capacity as thinker from Faculty of Philosophy. I wonder why she hasn’t written a book yet.

I admired her thought about pretty and beautiful as the construction and foundation of today’s people vision? In this country, she explained at her undergraduate paper about Construction of Beauty in this country need to be re-cleared again, because usually lot of our society said that the pretty girl and woman are seek from outside and usually visualized with white-woman-looking and good-looking-performance, because the inner beauty and inner handsome of a person is usually forgettable. I’ve never regret on it, and I tried to comprehend it, but anyway the construction of her thought is always attended not only be me, but also other today philosopher.

I didn’t reclaim that certain part of our rural society described the beauty explained from the make-up, but we have to remember that the inner side and aspect is also important thing which we need to memorize.

I don’t know whether Dian Sastro would think about development in Yogyakarta, because the spiritual leader in here is completely influenced for its society. Perhaps she (Dian Sastro) could explain to Yogya’s people that Sri Sultan HB X need good advice and council for his own future, and she should think also about the inner spiritual aspect for Yogyakarta in order to obtain good balance between traditional aspect and modern aspect. We could say a good harmony which is needed to develop the traditional aspect, in this case I would love to underline the transportation (becak, delman, andong, etc.) against modern one (large amount of motorcycle in Yogya, and the TRANSYOGYAKARTA) which is usable for everybody but we have to see is not only the form and its size but also inner function (in linguistic term we could confront Saussurean term between form vis-à-vis substance).

Previous topics which I’ve discussed is about transportation, in this case, I’d rather interesting to see if Dian Sastro published and act as a marketing manager for the traditional public transportation service. Dian Sastro could publish a delman easily as safety transportation, but in the other hand she holds lot of public attention to her beauty and her eyes. Not only the linguistic aspect that related to Dian Sastro’s appearance in the way had she talked, but also the philosophical construction that we should see from her, in this case we understand that beauty that she wrote in her undergraduate paper is no longer about the beauty and luxurious life style, but the beauty of a girl which is related to the simple and modest life.

Probably lot of construction and form that we need to discuss but it’s just a small example of her thought. Other thought that Dian Sastro have explained is about her vision to fashion mode, I guess that she is looking forward to continue her overseas studies such as Julie Estelle, perhaps. But I’m not sure which of Philosophical study that she will choose because Feminism is the best part for Dian, the woman appearance is not subjected to its role but also its obeisance to the God divine…an aspect that need to be profoundly discussed with philosophical ways, that systematize the synchronic system between the language and its object, because as the creation of God we have to dramatize small entity of ourselves so that we could be called as handsome or pretty.

The other parts is our part or function in this world, we can categorized ourselves as a exorability function for a fine-looking or beauty but we have to know when to use it, because not every person agree with substance and form that we brought in our daily life (human nature)

kutipan dari http://prasfoucault2.multiply.com/journal/item/227 

suara merdeka

Jumat, 07 Maret 2008

Kaisar B'day

Start:     Aug 25, '08 11:00p
ayo kirim lagi cake yang banyak ya.......
tahun kemarin dapet dari studio, asweb, istri, keluarga dan mts jischool

ayo tahun ini siapa lagi

.."you are what you love, not who loves you"

hari ini saya sangat sibuk....

setelah dipikir buat apa sich.. gua ngerenung aja dari ashar sampai magrib...

1. buat akhirat (bah.. muna' banget gua mikir ampe akhirat)

2. buat keluarga (kayanya 'ga dech)

3. buat jadi kaya (cape dech)...

ya udah karena ga ketemu, gua maen aja kewarnet (ga mau mikirin yang berat-berat) ....

eh ternyata ketemu jawabannya..

kata dian sastro .."you are what you love, not who loves you"

gua adalah orang yang gua inginkan, ga peduli orang lain mau apa..

trus dian nyaranin gua buka penarimungil.blogdrive.com kata penari mungil sensasi membahagiakan dari adegan itulah yang saya kejar

trus kata elton john

Hold me closer, tiny dancer

Count the headlights on the highway

Lay me down in sheets of linen

You had a busy day, today

trus gua buka blog gua sendiri.. disitu ada tulisan just another angel who's living under pressure...

ah akhirnya.. gua tarik nafas panjang... oh ya hari ini gua cemburu.. tapi pasti cuma prasangka aja.... hhahhh lagi what a suck day

Kamis, 14 Februari 2008

Kamis, 01 November 2007

ya ALLAH, betapa nikmatnya jadi guru...

bagi kalian yang belum menentukan cita-cita...

mungkin menjadi guru dapat menjadi pilihanmu.....

alhamdulillah ... perlahan pemerintah mulai memperhatikan kesejahteraan guru..... katanya sih tidak ada perbedaan antara guru negeri dan swasta nantinya...

selain itu ada rasa kebanggaan jika murid kita berhasil (mengerti) pelajaran yang diberikan...

dan katanya sih, kalau kita ikhlas mengajar nanti kita dapat pahala trus masuk surga... wah enak banget tuch...

gak enaknya.. kalau murid pada ga mau serius pas lagi belajar....... padahal belajar itu ga langsung pinter... dan kita jadi guru tuch ga masalah kalau murid ga bisa.. kita mau kok ngajarin murid lagi atau bahasa kerennya remedial... tapi itu dia sekali-lagi kita jengkel kalo murid ga serius...

ya mudah-mudahan kalo ada murid yang baca blog ini, bisa menghargai guru dengan cara JANGAN PADA BERCANDA KALO LAGI BELAJAR, tapi kalau anda lagi bt, lelah, pusing atau ada masalah dan ga bisa belajar dengan baik, bilang aja terus terang ke guru.. insya Allah guru bisa ngertiin kamu kok.........

smiley

ya ALLAH, betapa nikmatnya jadi guru...

bagi kalian yang belum menentukan cita-cita...
mungkin menjadi guru dapat menjadi pilihanmu.....
alhamdulillah ... perlahan pemerintah mulai memperhatikan kesejahteraan guru..... katanya sih tidak ada perbedaan antara guru negeri dan swasta nantinya...
selain itu ada rasa kebanggaan jika murid kita berhasil (mengerti) pelajaran yang diberikan...
dan katanya sih, kalau kita ikhlas mengajar nanti kita dapat pahala trus masuk surga... wah enak banget tuch...
gak enaknya.. kalau murid pada ga mau serius pas lagi belajar....... padahal belajar itu ga langsung pinter... dan kita jadi guru tuch ga masalah kalau murid ga bisa.. kita mau kok ngajarin murid lagi atau bahasa kerennya remedial... tapi itu dia sekali-lagi kita jengkel kalo murid ga serius...
ya mudah-mudahan kalo ada murid yang baca blog ini, bisa menghargai guru dengan cara JANGAN PADA BERCANDA KALO LAGI BELAJAR, tapi kalau anda lagi bt, lelah, pusing atau ada masalah dan ga bisa belajar dengan baik, bilang aja terus terang ke guru.. insya Allah guru bisa ngertiin kamu kok.........
smiley

para pemenang pesta blogger 2007

  1. Kategori online marketing dan sales: Media Ide Bajing Loncat
  2. Kategori women’s issues: Fashionese Daily
  3. Kategori blog teknologi: Ilmu Komputer.com
  4. Kategori blog personal: Istri Bawel
  5. Kategori blog selebriti: Jennie S. Bev
  6. Kategori current issues: Perspektif. net
  7. Kategori bridge blogging: Enda Nasution
  8. Kategori pendatang baru terbaik: Lidya Wangsa

para pemenang pesta blogger 2007

  1. Kategori online marketing dan sales: Media Ide Bajing Loncat
  2. Kategori women’s issues: Fashionese Daily
  3. Kategori blog teknologi: Ilmu Komputer.com
  4. Kategori blog personal: Istri Bawel
  5. Kategori blog selebriti: Jennie S. Bev
  6. Kategori current issues: Perspektif. net
  7. Kategori bridge blogging: Enda Nasution
  8. Kategori pendatang baru terbaik: Lidya Wangsa