Jumat, 10 April 2020

Langkah mengajar selama COVID-19

Untuk membantu siswa tetap teratur dan menyelesaikan pekerjaan home learning bisa dilakukan dengam cara :

1. Ingatkan siswa untuk mengatur tugas mereka di Google Classroom

2. Bagilah pelajaran menjadi bagian-bagian yang lebih pendek, yang dapat bermanfaat bagi siswa dengan tantangan perhatian.

3. Daripada melakukan panggilan video dengan seluruh kelas, pertimbangkan untuk membagi kelas menjadi kelompok-kelompok kecil

4. Untuk membantu siswa dan orang tua menciptakan ruang untuk belajar agar fokus pada tugas sekolah

5. Dedikasikan ruang (meskipun kecil) hanya untuk waktu belajar. Jika memungkinkan, hindari ruang di dekat jendela, pintu terbuka, atau area rumah yang bising.

Sumber : komunitas google

5 tips pembelajaran jarak jauh yang efektif selama "home learning"

Untuk masa mendatang, sebagian besar guru akan mengajar dengan e-learning, tidak hanya didalam ruang kelas. Bagi para pendidik yang baru belajar jarak jauh, mungkin sulit untuk mengetahui dari mana harus memulai. Jadi komunitas Google yang bersemangat untuk para pakar Pendidikan yang mentransformasikan pendidikan di seluruh dunia, untuk berbagi praktik dan strategi terbaik mereka.

1. Ketika sekolah diliburkan atau melaksanakan kegiatan belajar dari rumah, kami MTs PKP melaksanakannya dengan kerjasama yang baik antara guru, siswa dan orangtua.

Dengan sekolah ditutup, seluruh sekolah kami telah melakukan pelajaran jarak jauh dengan Google Meet. Itu 300 siswa, 11 kelas, 24 guru dan koordinator semuanya terhubung secara virtual, sehingga pembelajaran tidak terganggu. Kami menggunakan Meet di masa depan untuk menjaga semua siswa terhubung, di mana pun mereka berada.

Guru dan siswa juga merasa bahwa Google Classroom bermanfaat untuk tetap terhubung dan terlibat. Berikut adalah tips untuk menggunakan Ruang Kelas selama periode permintaan tinggi. Dan untuk menghindari masalah konektivitas, pertimbangkan untuk merekam pelajaran dan memposting ke Kelas, atau menggunakan fitur streaming langsung di Google Meet.

2. Buat jam kantor digital seperti Michael Kaufman, Pelatih Integrasi Teknologi, American School Foundation of Guadalajara

Jam kantor digital adalah cara yang bagus untuk memastikan siswa jarak jauh masih mendapatkan dukungan satu-satu dari guru mereka. Saya menggunakan Google Calendar dan Hangouts Meet untuk membuat jam kantor digital. Kedua alat bersama-sama memudahkan untuk mengatur jam Anda dan menciptakan ruang untuk interaksi langsung antara guru dan siswa dalam situasi pembelajaran jarak jauh.

3. Ini adalah video YouTube saya yang memandu Anda membuat jam kantor digital dengan Hangouts Meet dan Google Calendar.

Gunakan fitur offline untuk mendukung siswa dengan akses internet di rumah terbatas atau tidak ada
Mykel Williams, Matematika Kelas 7, Baldwin County Alabama

Bahkan jika siswa memiliki akses internet terbatas atau tidak ada di rumah, pembelajaran jarak jauh dapat dilakukan menggunakan fitur offline untuk Chromebook. Siswa kami masih dapat mengakses Drive offline dan mereka dapat mengunduh video ceramah dari Google Classroom untuk ditonton nanti jika mereka tidak memiliki internet di rumah.

4. Membangun pusat pembelajaran digital
Kyle Pace, Direktur Teknologi, Grain Valley Schools

Menggunakan Google Sites — alat pembuatan situs web yang sederhana — Anda dapat membangun pusat hub untuk sumber daya, pembaruan penting, dan pengingat dapat membantu siswa tetap teratur dan menjaga orang tua dan wali dalam lingkaran, juga. Siswa juga dapat menggunakan Situs untuk membuat portofolio digital dan berbagi pekerjaan mereka dengan guru, wali, dan teman sebaya. Para guru kami melakukan pekerjaan yang luar biasa dalam menggunakan Situs Google untuk membuat orang tua dan siswa selalu terbarui sepanjang tahun ajaran. Setiap tim memiliki situs khusus sendiri dengan informasi dan pengingat penting, yang membantu belajar tetap di jalur.

5. Ingin memulai dengan Situs? Lihatlah tutorial ini.

Berikan panduan satu-satu dari jarak jauh
Abbey Sarault, detektif biologi dan kedokteran kelas 9, Abington

Jika seorang siswa tidak hadir, kesulitan mengakses internet, atau bahkan hanya perlu penyegaran tentang cara melakukan sesuatu, video dapat menjadi bantuan besar, terutama ketika siswa dapat mengunduh dan memutar ulang. Dengan ekstensi Screencastify, mudah untuk merekam layar Anda dan berbagi video dengan siswa secara langsung di Kelas. Anda juga dapat menggunakan video untuk menjelaskan alat dan pendekatan baru untuk membantu siswa memahami pembelajaran jarak jauh. Inilah cara saya menggunakan ScreenCastify untuk memandu siswa yang absen melalui tugas.

Sumber : komunitas google

Cara guru "bekerja dari rumah" yang efektif




Dalam bekerja dengan Google, saya memberikan saran kepada setiap orang mengenai cara menggunakan waktu mereka seefisien mungkin. Ketika bekerja dari rumah, strategi produktivitas saya jauh lebih penting karena saya tidak memiliki struktur yang biasa dilakukan di kantor sehari-hari, seperti melakukan perjalanan ke kantor, menghadiri rapat, atau menyapa rekan kerja. Ketika rumah Anda menjadi kantor, Anda perlu mempelajari rutinitas yang benar-benar baru. 
Menyelesaikan pekerjaan walaupun tidak berada bersama rekan satu tim secara fisik telah menjadi kebiasaan di Google selama beberapa waktu (faktanya 39 persen rapat di Google melibatkan karyawan dari dua kota atau lebih). Namun, mungkin tidak demikian bagi semua orang, dan banyak orang di seluruh dunia kini berada dalam situasi kerja yang baru. Jadi, saya coba kumpulkan beberapa tips produktivitas terbaik saya—di mana pun Anda bekerja—dan beberapa hal yang saya pelajari tentang cara menyelesaikan semua pekerjaan dari rumah.

Tentukan “lokasi” Anda bekerja (dan lokasi yang tidak Anda gunakan untuk bekerja)

Anda bisa menggunakan komputer di meja dapur atau bekerja sambil duduk di sofa. Tetapi ruangan, lokasi, meja, atau kursi yang konsisten yang Anda “gunakan” setiap hari untuk bekerja membantu otak Anda mengaitkan lokasi tersebut (bau, pandangan, dan suara) dengan penyelesaian pekerjaan. Letakkan beberapa barang yang biasanya Anda miliki di meja kerja, seperti foto teman atau keluarga. Gunakan mousepad yang Anda sukai. Buat persediaan makanan ringan favorit Anda di rak kecil. Menentukan area yang tidak Anda gunakan untuk bekerja sama pentingnya dengan menciptakan "lokasi kerja" Anda. Contohnya, jangan gunakan komputer di lantai atas atau kamar Anda. Hal ini membantu menciptakan jarak mental sehingga Anda bisa merasa selalu relaks meskipun Anda bekerja di rumah.

Gunakan Hangouts Meet seperti seorang profesional. 

Anda mungkin akan menghabiskan lebih banyak waktu di video chat—dalam kasus kami, Hangouts Meet. Berikut ini beberapa trik untuk menggunakan Meet di rumah: kurangi kualitas video ketika Anda mengalami perlambatan atau pembatasan bandwidth, lakukan video call tetapi dengarkan audio melalui ponsel, dan beri tekssaat rapat untuk memastikan semua orang dapat mengikutinya. Jika Anda memerlukan interaksi manusia (virtual), siapkan video chat tanpa agenda dengan tim atau teman Anda di kantor. Ini bukanlah pertemuan yang sifatnya formal, tetapi hanya waktu untuk mengobrol dan menyapa satu sama lain.

Praktikkan “satu tab saat bekerja”. 

Jika Anda tidak memiliki monitor yang besar di rumah atau penyiapan layar seperti di kantor, sangat penting untuk fokus pada satu tab Chrome dalam sekali waktu. Jika Anda melakukan video call dari laptop, perkecil semua tab lain dan fokuslah pada percakapan—sama seperti Anda harus meletakkan ponsel atau menutup laptop saat rapat agar tetap terlibat.

Lakukan rutinitas selayaknya Anda akan bekerja. 

Jangan langsung mulai bekerja di tempat tidur begitu Anda bangun. Itu tidak akan membantu otak Anda mendapatkan "suasana hati" untuk menjadi produktif. Tetaplah pada rutinitas yang biasa Anda lakukan seperti bangun tidur, berpakaian, makan pagi, lalu "berjalan" ke ruang kerja baru Anda. Meski nyaman, tetap memakai piama akan membuat Anda merasa tidak seperti hari kerja biasa dan mempersulit Anda dalam menyelesaikan pekerjaan.

Cari jadwal dan energi terbaik Anda.

Kelebihan dari bekerja dari rumah? Tidak perlu melakukan perjalanan. Anggaplah ini sebagai waktu untuk bereksperimen dengan jadwal alternatif dan menemukan “waktu biologis yang optimal”. Jika Anda adalah orang yang aktif di pagi hari, cobalah bangun dan mengerjakan sesuatu sebentar, lalu beristirahat sebelum siang. Jika Anda adalah orang yang aktif di malam hari dan lebih suka begadang, ubah jadwal Anda untuk menyelesaikan lebih banyak pekerjaan di sore hari saat Anda biasanya pulang kerja. Produktivitas bukan hanya soal apa yang Anda kerjakan, tetapi yang lebih penting adalah waktu Anda mengerjakannya.

Bekerja dari rumah bukan berarti bekerja seharian. 

Salah satu hal paling sulit saat bekerja dari rumah adalah menetapkan batasan. Letakkan komputer di ruang kerja dan hanya bekerja saat Anda berada di ruang itu. Tentukan waktu Anda “selesai bekerja hari ini” dengan menetapkan jam kerja di Google Kalender untuk mengingatkan orang lain terkait waktu kerja Anda. Istirahatkan pikiran Anda seperti yang Anda lakukan di kantor—bukannya menghadiri rapat, berjalanlah keluar atau telepon teman.

Buat daftar tugas harian sehari sebelumnya. 

Salah satu cara untuk tetap dalam jalur dan menetapkan jadwal kerja di rumah adalah membuat daftar yang harus Anda lakukan dalam sehari. Saya membuat template rencana harian (boleh Anda pakai juga kalau mau!) yang membantu saya membuat rencana setiap jam terkait apa yang akan saya lakukan. Jika mengisinya pada malam sebelumnya, Anda sudah tahu apa yang harus dilakukan pada hari itu.

Selesaikan satu hal yang ingin Anda lakukan.  

Bekerja di kantor bisa sangat menyita waktu dan jarang menyisakan waktu untuk sendiri atau waktu luang untuk menyelesaikan sesuatu. Bekerja dari rumah adalah kesempatan untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan yang harus Anda lakukan, seperti menyelesaikan pengeluaran, bertukar pikiran tentang proyek jangka panjang, atau membaca artikel yang Anda bookmark beberapa waktu yang lalu. Siapkan daftar berkelanjutan di Google Keep dan lihat kembali ketika Anda memiliki waktu luang.

Pahami situasi Anda sendiri (dan orang lain)

Beberapa orang hanya memiliki satu kamar tipe studio dan menghabiskan sepanjang hari di sana. Beberapa orang memiliki pasangan yang bekerja dari rumah, anak-anak di rumah, atau anjing peliharaan di rumah (saya memiliki ketiganya). Konektivitas mungkin lebih lambat dan mungkin terdengar anjing menggonggong, tetapi ingatlah bahwa setiap orang melakukan yang terbaik agar mereka bisa bekerja dari rumah dengan efektif.

Sumber : komunitas google

Sabtu, 28 Maret 2020

Implementasi kelas digital G-Suite (Google for Educarion)

Kelas Digital MTs PKP Berhasil dilaksanakan oleh seluruh guru dan siswa.
Oleh : Anatta Sannai, M.Pd Guru Informatika MTs PKP 2020

Berawal sejak 18 April 2009 pada kegiatan Milad madrasah atau dikenal ANIMASI dilakukan penandatangan MOU antara MTs PKP dengan Telkom yang berisi :
1. Internet Wifi gratis di lingkungan sekolah
2. Jaringan grup komunikasi guru dan siswa
3. Pengadaan Laptop untuk para Guru
4. Pengadaan Handphone android untuk Guru dan Karyawan.

Bersamaan dengan itu pada tahun 2009 Bapak Kepala Madrasah Nanang, S.Ag @nanang8776 mencanangkan visi baru yaitu MTs PKP "Unggul dalam Prestasi, Berbasis Teknologi Informasi dan Berakhlak Mulia". Persiapan dilakukan selama 2 tahun sejak tahun ajaran 2007/2008 dengan mengadakan berbagai macam pelatihan, antara lain
1. Google search dan Google Youtube sebagai perpustakaan media pembelajaran di Internet
2.  Google Mail sebagai komunikasi daring (dalam jaringan) guru dan siswa
3. Google Blogspot untuk membuat web atau blog guru sebagai sarana siswa mendapatkan materi pelajaran dan mengerjakan soal dari gurunya.
4. Aplikasi e-dukasi.net milik pustekom sebagai sumber media belajar

Setelah 11 tahun lalu diresmikan madrasah berbasis berbasis IT, saat ini 2020 waktunya dioptimalkan Home Learning atau belajar di rumah karena antisipasi virus Corona atau COvid-19. Seluruh guru dan siswa siap melaksanakan kelas digital dengan aplikasi G-Suite, yaitu
1. Google Classroom sebagai kelas digital
2. Google Meet sebagai wahana tatap muka guru dan siswa
3. Google Form sebagai media mengerjakan soal
4. Google Drive sebagai cloud computing atau media penyimpanan virtual

Kebahagiaan guru dalam mengajar adalah ketika melihat daftar aktifitas siswa berupa :
1. Assigned : Seluruh siswa masuk kelas digital
2. Turn in : Seluruh siswa mengerjakan tugas
3. Graded : Seluruh siswa mencapai nilai KKM

Komitmen, ya seperti dalam manajemen mutu ISO 9001-2015 yang diterapkan di MTs PKP. Maka ucapan terimakasih kepada Pengurus Yayasan PKP yang selalu memacu dalam peningkatan mutu pendidikan.
Dewan guru yang tak kenal lelah dalam belajar dan selalu memberikan layanan terbaik kepada siswanya. Semoga pembelajaran dengan kelas digital bisa menjadi lifeskil atau kecakapan hidup serta memberikan modal kepada siswa agar bisa unggul dikemudian hari
**as

#mtspkpjis #pondokkaryapembangunan #jakartaislamicschool 
#google #gsuite #googleclassroom #googlemeet 
#homelearning #dirumahaja #workfromhome 
#elearning #elearningmadrasah

Senin, 16 Maret 2020

E-Learning MTs PKP

Kepada para siswa-siswi MTs PKP terutama kelas 7 dan 8 saat ini tidak ada kegiatan belajr belajar di madrasah. Untuk kelas 9 Ujian UAMBN yang harusnya dilakukan pada hari ini atau tanggal 16 Maret 2020 ditunda.Dalam masa libur karena harus menjaga kesehatan dari virus corona, maka pembelajaran dilakukan di rumah kalian dengan Google Classroom sebagai pengganti pembelajaran tatap muka 16 sd 27 Maret 2020.



Silahkan periksa kelas digital kalian dan pelajarilah materi yang diberikan oleh guru serta kerjakan tugasnya.
Kode kelas digital Google Classroom MTs PKP 2019/2020.


Mohon update kelas digital sesuai jam belajar kalian di Madrasah.

Adapun penerapan E-learning MTs PKP Jakarta Islamic School tahun pelajaran 2019/2020 MTs PKP telah berjalan, antara lain :
Pembelajaran :
1. @gsuite untuk komunikasi seluruh guru dan siswa dengan email domain nama@mtspkp.sch.id
2. @google._classroom untuk kegiatan belajar kelas digital 16 mata pelajaran kelas 7,8 dan 9
3. @quizizz dalam latihan soal di kelas
4. Aplikasi soal BEE dalam latihan soal
5. @codeorg untuk computational thinking
6. BSE buku sekolah elektronik @pustekkom_kemdikbud
7. UAMBN berbasis komputer @kemenag_ri
8. Ujian Nasional berbasis komputer @kemendikbud.ri
Administrasi :
1. PDUM (pangkalan data ujian madrasah) @kemenag_ri
2. ARD (aplikasi rapor digital) @kemenag_ri
3. Aplikasi keuangan terintegrasi @bank.dki
Perangkat keras :
1. Bandwitdh internet 90MB @hspnetid
2. Komputer Server @dell_indonesia T20
3. Komputer klien @acerid aspire
4. Projector @officialbenq_id
5. Tablet dan smartphone guru

Kamis, 05 Maret 2020

AKM -Assemen Kompetensi Minimal-

Dewan Guru MTs PKP sedang melaksanakan Assemen Kompetensi Minimal atau disebut AKM pada tanggal 4 Maret 2020 di ruang 2 Laboratorium Komputer MTs PKP. Kegiatan ini bertujuan sebagai pengenalan ujian pengganti Ujian Nasional pada tahun 2021.

Ibu Reni, guru matematika MTs PKP mengikuti AKM

Ada yang menarik pada model assesment atau penilaian ini. Jika pada model soal UN hanya terdiri dari soal pilihan ganda, akan tetapi pada AKM model soal berupa :
1. Esai
2. Pilihan setuju atau tidak disertai alasan
3. Pilihan ganda 1 jawaban
4. Pilihan ganda multi jawaban
5. Pilihan benar atau salah
Hal ini menjadi tantangan bagi guru agar merubah cara penilaian di kelas bersama siswa, jika sebelumnya mayoritas penilaian berupa pemahaman maka sekarang beralih ke analisis atau yang disebut juga soal HOTS (high order thinking skill).
Hal ini sesuai dengan yang disampaikan oleh Bapak Menteri @nadiemmakarrim :
Ujian Nasional(UN) akan digantikan dalam bentuk Asesmen Kompetensi Minimum, dan survei karakter. Asesmen ini menekankan pada kemampuan penalaran literasi dan numerik didasarkan pada praktik terbaik tes PISA. Berbeda dengan UN yang dilaksanakan di akhir jenjang pendidikan, asesmen ini akan dilaksanakan di kelas 4, 8, dan 11. Hasilnya diharapkan menjadi masukan bagi sekolah untuk memperbaiki proses pembelajaran selanjutnya sebelum peserta didik menyelesaikan pendidikannya.
**sannai

Selasa, 07 Januari 2020

Ode-Dadi-Tata lelaki Milenial (kisah inspiratif)

Kisah inspiratif sahabat dikampus UNJ tahun 1998 sampai sekarang tahun 2020 Ode Sofyan Hardi rekan pengajar mendapat predikat Dr dari UPI, begitu juga sahabat Dadi yang sedang proses Desertasi di UNJ semoga juga menjadi Doktor tahun ini.


Berawal dari Ospek di UNJ Agustus 1998 dan mempunyai minat yang sama pada kegiatan KSPA (kelompok sosial pencinta anak) serta turun aksi demo dijalan memilih kaum "kiri" dimulailah persahabatan 3 mahasiswa baru Ode, dadi dan tata.

Tulisan ini dibuat sebagai rasa bahagia karena Ode mendapatkan promosi Doktor dari kampus UPI yang merupakan gelar tertinggi bagi guru maupun dosen pada Selasa, 7 Januari 2020.


Perjuangannya Ode dalam proses belajar sangat tidak mudah dan penuh lika-kiku.
Dibesarkan dari keluarga pelaut yg diharapkan sekolah pelayaran tapi memilih jurusan lain.
Sempat belajar di kampus gunadarma belajar teknologi tapi memutuskan mundur untuk menjadi guru dan kuliah di pendidikan geografi seperti yg kita kenal di geo angkatan 98.


Kami bertiga (tata, ode dan dadi) mengabdikan menjadi guru tk keliling dilingkungan kumuh dan miskin di jakarta.
Sempat saya menjadi kepala sekolah tk dan ode menjadi anak buah saya sebagai guru tk di pademangan jakarta utara.
Beliau tidak pernah tergoda oleh jabatan atau penghargaan dari oranglain.
Beberapa kawannya termasuk saya ingin dihormati sebagai ketua, pembicara atau pemenang lomba.
Tapi ode selalu bekerja dibelakang layar, membantu di BEM, membantu di KSPA, membantu di Demonstrasi turun ke jalan, membantu di kepanitiaan, membantu temannya lomba.
Semua dilakukan dengan senyum dan canda tawa.

Setelah lulus kuliah saya masih bersahabat dengannya.
Saya jadi bos diperusahaan IT dan gaji besar tapi ode yg bantu mempromosikan saya dan deklarasi produk startup di gedung perpus UNJ.
Saya dapat uang, saya dapat jabatan, saya dapat kehormatan tapi ode tidak dapat apa-apa.
Ketika saya bergemilang harta dan menikah, lain halnya ode.
Beliau memilih sebagai guru honor dengan gaji rendah di muhammadiyah.
Saya tau bahwa ode ga terlalu nyaman jadi guru di muhammadiyah.
Tapi dengan minimnya gaji dia investasikan ada pendidikan, mulai kuliah Magister di UI dan UNJ sampai doktoral di UPI.

Menikah......
Berita paling bahagia bagi saya adalah ketika Ode jadi Dosen Geo dan langsung ditawarkan wanita jadi Istri oleh dosen Geo juga.
Makin bahagia lagi dapat seorang istri dokter yang sangat mencintai ode sampai punya anak 2 laki dan perempuan.

Oh ya pasti diantara kita sempat berfikir ini orang orientasinya seksualnya pakah normal karena tinggi, kurus, ganteng dan tidak banyak bicara. Sikap jarang menggoda wanita seperti layaknya artis korea yang selalu dipuja wanita.
Klimis....
Ya itu kata bagi seorang lelaki yang rapih.
Tapi ode lebih dari itu dia wangi, sehat dan bersih.
Hal itu dimaklumi karena dalam tasnya selalu ada sisir, parfum, sabun sampai lipglos.
Awalnya saya pikir ini aneh, tapi lama kelamaan saya suka mencuri (pakai tanpa bilang) di tas miliknya.
Setelah saya menikah baru sadar bahwa wanita suka pria yg bersih dan wangi. Yaiyalah secara mana ada yang mau dipeluk apalagi bercinta dengan pasangan yang bau dan kotor.

Saya tidak iri kepada Ode tapi dialah yang akan saya ceritakan ke anak kandung dan anak didik saya di madrasah pkp bahwa saya punya sahabat bernama ode.
Saya akan ceritakan bahwa ode seorang yang tawadhu, beberapa hal yang baik adalah :
1. Punya mobil mewah tapi memilih naik busway.
2. Punya motor tapi memilih jalan kaki.
3. Punya uang banyak tapi memilih jajan batagor di kaki lima.
4. Punya kemampuan tapi selalu mendahulukan teman.
5. Punya rasa bahagia jika teman jadi pemimpin.
6. Punya rasa bahagia jika teman jadi pemenang.
7. Punya jiwa sosial yang tinggi dengan menjadi guru tk tanpa dibayar.
8. Punya kepedulian terhadap wanita miskin, mamah muda dan janda muda apalagi yang butuh gizi tambahan(Kita pernah cari dana dapat CSR dari BCA dan kita belikan kacang hijau bagi masyarakat miskin agar kualitias asi baik bagi bayinya)
9. Punya uang untuk bantu temannya yang mau minjam (walau paham ga bakal dibayar hutangnya).
10. Punya kepedulian terhadap rakyat tertindas. (Dalam masa pergerakan mahasiswa 1998-2000 kami bergabung di FAMRED -forum aksi mahasiswa rakat demokrasi-) tidak hanya berjuang terhadap demokrasi tapi kehidupan yang egaliter.
11.Punya jiwa Guru (digugu dan ditiru) tahun 2000 masih mahasiswa tingkat 2 di KSPA sudah membuat metode mengajar yang baik dari perencanaan, tatap muka dan evaluasi. Semua dicatat dan diarsipkan dengan baik sebagai pertanggungjawaban seorang guru profesional

Sekarang sahabatku ode, punya rumah mewah dikawasan paling elit, mobil mewah, istri wanita karier, anak laki ganteng dan perempuan cantik belajar di sekolah elit, pekerjaan dengan kehormatan yang tinggi.

Kawanku...
Sahabatku...
Ode Sofyan Hardi
Tetaplah rendah hati
Tetaplah rajin berbagi
Tetaplah jalan kaki
Tetaplah satu istri

Ode bukan makhluk sempurna, tapi ada baiknya kita belajar dari Dr Ode Sofyan Hardi M.Pd, M.Si