Tampilkan postingan dengan label robotic. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label robotic. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Mei 2011

belajar robot

belajar robot adalah mempelajari teknologi penciptaan, satu hal keyakinan bahwa alam semesta ada yang menciptakan

Senin, 09 Mei 2011

robot agrikultur

Ada peningkatan kesadaran dan pengembangan robot pertanian di seluruh dunia. Di halaman ini saya akan mencoba untuk menyatukan link ke proyek-proyek yang saya tahu

Autonomous Crop Treatment Vehicle (1993-1996)
Name: ACTV. Champion: Nick Tillett
Type: Two wheel drive, differential steer

Tillett and Hague Technology Ltd
The Weedy robot from the Faculty of Engineering and Computer Science
 University of Applied Sciences Osnabrueck, Germany
Name: Weedy. Champion: Arno Ruckelshausen
Type: Four wheel drive / Four wheel steer
A related paper can be found here (in German)
The autonomous tractor developed at Copenhagen University in Denmark.
Name: Hako. Champion: Hans Griepentrog
Type: Rear wheel drive / Front wheel steer modified grounds tractor
Power: 27hp Diesel

Related projects: See RoboWeed and Safe and Reliable

Notes: Standard front, centre and rear linkages allow multiple implements to be attached.

Details can also be found on these pages here.
The autonomous Christmas tree weeder developed at Copenhagen University in Denmark.
Name: ACW. Champion: Henrik Have
Type: Rear wheel drive / Front wheel steer modified grass cutter
Power: 9 kW Petrol
Notes: Retractable side cutter

Details can also be found on these pages here.
The Supportive Autonomous Vehicle for AGriculturE built my MSc students at the Piraeus Institute of Technology, Greece in collaboration with University of Thessaly.
Name: SAVAGE. Champions: Kostas Tressos & Ioannis Andreou
Type: 4WD / 4WS portal
Power: 4x200W electric motors
Notes: simple mechanical design allowed fabrication by blacksmith.
hts3.jpg (24100 bytes) The Autonomous Platform and Information system. Originally built by 2 MSc Students at the Danish Technical University (Mobile Robot for Weeding). Their thesis can be found here.
Further work was carried out on the API design by 3 MSc students at Aalborg university.
Name: API. Champion:?
Type: 4WD / 4WS portal
Power: Battery + 4x?W wheel motors
Related projects: See the Agrobotics project and the ACROSS project.
Notes: Two versions were made
The Hortibot, an integration between the Spider grass cutter and the API built at DIAS in Denmark. Videos can be found here.
Name: Hortibot. Champion: Rasmus Jørgensen
Type: 4WD / 4WS modified grass cutter
Power: 13kW Petrol.
Notes: Modified to allow rotation, smart micro sprayer added.

 

The FieldRobot event. Although technically not a robot in itself the annual FieldRobot event does promote many good agricultural robots.

 

 

Weeding robot developed at Wageningen UR by Tijmen Bakker. (Presentation) 
Name: ?. Champion: Tijmen Bakker
Type: 4WD / 4WS Portal tractor
Power: Diesel engine
Notes: Tijmen successfully defended his PhD 13 Feb 2009
The SlugBot was developed to investigate the issues of energetic autonomy, by harvesting slugs and putting them into a digester to power the robot!
Name: SlugBot. Champion: Ian Kelly
Type: 4WD skid steer
Power: (2 slugs per hour? ;)
Notes: See also EcoBots
EcoBots I and II developed at the Bristol Robotics Laboratory, UK, use microbial fuel cells to power themselves - but very slowly.
Name: EcoBot. Champion: Chris Melhuish
Type: 2WD differential steer
Power: Dead flies
Notes:
The Halmstad weeding robot, Sweden.
Name: ?. Champion:  Albert-Jan Baerveldt / Björn Åstrand
Type: Rear wheel drive / Front wheel steer
Power: ? Petrol engine
Notes: Vision guidance and plant recognition with mechanical weeding
The Modulaire tractor was designed as a remote controlled tractor in the 1990s. Nine were built in Finland and one was modified for GPS control. Here is a movie. (DivX, 4MB)
Name: Modulaire. Champion:?
Type: tracks
Power: 40hp
Notes: Front and rear linkages

 

Autonomous guidance projects at the University of Illinois at Urbana-Champaign, USA
Name:? Champion: Qin Zhang
Type:
Rear wheel drive / Front wheel steer
Power: ?
Notes: Conventional tractor modified for automatic steering
The AgRover robot being developed at Iowa State University, USA
Name: AgRover. Champion: Lie Tang
Type:
Four wheel drive / Four wheel steer
Power: Battery + 4 wheel motors
Notes: Self levelling frame
The Skinny Boy robot being developed at USP san Carlos, (with EMBRAPA) Brazil.
Name: Skinny Boy. Champion: Ricardo Inamasu
Type:
Four wheel drive / Four wheel steer
Power: Battery + 4 wheel motors
Notes: large stable space frame

Minggu, 01 Mei 2011

Pengertian robot, robotik dan robotika

1. Kata robot berasal dari kosakata “Robota”

yang berarti “kerja cepat”, pekerja yang tidak mengenal rasa lelah atau bosan, budak, pekerja atau kuli

 

2.Kamus Bahasa Indonesia tidak ada pengertian robot, yang ada :

Robotika adalah ilmu tentang mesin robot

 

3.     Kamus Webster pengertian robot adalah

“An automatic device that performs function ordinarily ascribed to human beings”


4.     Kamus Oxford diperoleh pengertian robot adalah

A machine capable of carrying out a complex series of actions automatically, especially one programmed by a computer  

 

5.     Menurut Anatta Sannai

Robot adalah sebuah mesin yang dikendalikan dan atau diprogram melalui rangkaian mekanis, elektronika maupun komputer sehingga dapat beroperasi secara otomatis.  

 

6.     Robot Institute of America memberikan definisi robot sebagai:

“A reprogammable multifunctional manipulator designed to move materials, parts, tools or other specialized devices through variable programmed motions for the performance of a variety of tasks”.  

 

7.     International Standard Organization (ISO 8373) mendefinisikan robot sebagai:

“An automatically controlled, reprogrammable, multipurpose, manipulator programmable in three or more axes, which may be either fixed in place or mobile for use in industrial automation applications”.

Kamis, 31 Maret 2011

SMANU MH Thamrin Sabet Juara Umum Robotik

Balai Kota, Warta Kota

Sekolah Unggulan SMANU Mohammad Husni Thamrin (MHT) meraih juara umum lomba robotik dalam ajang "Bali Robotics Camps 2011". Para siswa SMANU MHT meraih enam piala di lomba tersebut. 

Prestasi itu disambut gembira oleh sejumlah pihak di DKI. Kepala SMANU MHT, Djumadi, menyatakan, sangat bangga. "Kita patut bersyukur karena persiapan hanya dua bulan, tapi anak didik kita mampu meraih juara umum," katanya didampingi Wakil Kepala SMANU MHT Bidang Kesiswaan, Dion Djumadiono, di Balai Kota, Senin (28/3).

Juara umum berhasil diraih karena para siswa meraih tiga medali emas, satu medali perak, dan satu perunggu, sehingga berhak atas piala juara umum. Peserta dalam lomba Bali Robotics Camp 2011 adalah siswa sekolah-sekolah pilihan nasional.

Lomba robotik tersebut merupakan kegiatan persiapan untuk kompetisi robot internasional yang akan diadakan di Turki pada Juli 2011. "Terus terang, SMAN MHT berharap bisa menjadi sekolah pusat/laboratorium robot di Jakarta karena SMANU MHT mengedepankan bidang sains," kata Djumadi.

SMANU MHT mengirimkan lima tim di mana tiga tim meraih juara I. Tim yang dikirimkan itu terdiri dari Tim I (Brian Adikusumo, Erza Naranya, Yudiestiro), sebagai juara satu kategori transporter. Tim II (Rifqi Afif, Haniyyah Hasna, Gisty Ajeng), meraih juara satu kategori Maze Solving. Tim III (Adinda, Salsabila, Naulia Fadhillah) meraih juara satu kategori obstacle. Tim IV (Rahmawati R, Fadly Al-Fikri, Intan Salamina) meraih juara II kategori transpoter. Tim V (Adam Prabaswara, Afrida Viany dan Vera Ridhani) sebagai juara
III kategori obstacle.

Sementara itu, Dion menyatakan, Bali Robotics Camps tahun 2011 diadakan tanggal 26-28 Maret 2001 di Kuta, Bali. "Kami siap untuk mengukir prestasi lebih baik di masa yang akan datang," katanya. (Gede Moenanto)


http://www.wartakota.co.id/detil/berita/43036/SMAN-MH-Thamrin-Sabet-Juara-Umum-Robotik

Kamis, 03 Februari 2011

anatta sannai

anatta sannai a robot designer interested in playful interactions
that combine physical construction of knowledge with ludic
engagement, especially in the challenging context of systems for
young children. He is also a professional narrator, capable of
inventing visual stories (his backgorund is in geography) but also
new experiences in real life that incorporate virtual aspects such as
in the many « hybrid » environments he built that combine
physical props and computational landscapes

Jumat, 29 Januari 2010

Teknologi Robot di Era Kekhalifahan

Peradaban Islam di era keemasan telah menguasai teknologi yang sangat tinggi. Pada abad ke-13 M, dunia Islam sudah menggenggam teknologi robot. Insinyur Muslim di zaman kekhalifahan sudah mampu menciptakan robot mirip manusia. Pencapaian itu sekaligus mematahkahkan klaim Barat yang kerap menyebut Leonardo da Vinci sebagai perintis teknologi robot.

Da Vinci baru merancang pembuatan robot pada 1478, itu pun baru berbentuk desain di atas kertas. Sedangkan, insinyur Muslim yang sangat brilian, Al-Jazari, sudah berhasil merancang dan menciptakan aneka bentuk robot pada awal abad ke-13 M. Atas dasar itulah, masyarakat sains modern menjulukinya sebagai ''Bapak Robot''. Peradaban Islam lebih maju tiga abad dalam teknologi robot dibanding Barat.

Peradaban Islam adalah perintis dalam bidang teknologi automata, yakni sebuah mesin yang dapat berjalan sendiri (self operating). Automata sering digunakan untuk menggambarkan sebuah robot atau lebih khusus robot autonomous. Kata Automata berasal dari bahasa Yunani automatos, yakni berlaku atas kehendak sendiri, bergerak sendiri.



Al-Jazari 


Kata itu digunakan untuk menggambarkan mesin-mesin bergerak tak-elektronik, khususnya yang dirancang untuk menyerupai gerakan manusia atau hewan. Mesin robot yang diciptakan Al-Jazari berbentuk sebuah perahu yang terapung di sebuah danau yang ditumpangi empat robot pemain musik.

Robot yang terdiri atas dua penabuh drum, seorang peniup harpa, dan pemain suling logam itu diciptakan untuk menghibur para tamu kerajaan dalam acara jamuan minum. Al-Jazari mengembangkan prinsip hidrolik untuk menggerakkan mesin yang di kemudian hari dikenal sebagai mesin robot. ''Itu adalah automata pertama yang bisa diprogram,'' ungkap Prof Noel Sharkey.

Robot penabuh drum yang dirakit Al-Jazari dapat memainkan beragam irama yang berbeda-beda. Robot yang ditemukan Al-Jazari itu juga mengundang kekaguman Charles B Fowler. Menurut dia, temuan insinyur Muslim itu bisa disebut ''robot band''. Sebuah pencapaian penting yang belum pernah ditemukan peradaban lain sebelumnya dan kebudayaan lain di zaman itu.

Secara khusus Mark E Rosheim menyimpulkan, kemajuan yang dicapai dunia Islam di era kejayaan dalam bidang robotika sebagai sebuah penemuan lebih maju dibandingkan zaman Yunani. ''Tak seperti desain Yunani, contoh robot yang diciptakan dunia Islam (Arab) mampu mengundang daya tarik. Tak hanya dalam ilusi dramatis, tetapi mampu menghadirkan lingkungan yang bisa membuat manusia lebih nyaman,'' ungkap Rosheim.

Menurut Rosheim, robot ciptaan Al-Jazari itu merupakan salah satu kontribusi peradaban Islam yang sangat penting bagi teknologi. Menurut dia, robot yang diciptakan peradaban Islam di awal abad ke-13 M sudah berbentuk manusia robot dan mampu membantu manusia untuk tujuan praktis. Sayangnya, kata dia, robot itu tak diciptakan untuk kepentingan industri.

Selain ''robot band'', Al-Jazari juga berhasil menciptakan sebuah robot pramusaji berbentuk manusia yang bertugas untuk menghidangkan air, teh, atau minuman lainnya. Minuman disimpan dalam sebuah tank dengan reservoir (penampung air). Dari penampung itu, air dialirkan ke dalam sebuah ember dan setelah tujuh menit mengalir ke sebuah cangkir. Setelah itu, robot itu mengeluarkan minumannya.

Penemuan penting lainnya di era kejayaan Islam yang tak kalah menarik adalah pencuci tangan otomatis dengan mekanisme pengurasan. Mekanisme yang dikembangkan Al-Jazari itu, kini digunakan dalam sistem kerja toilet modern. Robot pencuci tangan otomatis itu berbentuk seorang wanita yang berdiri dengan sebuah baskom berisi air.

Ketika seorang pengguna menahan tuas, air akan mengering dan robot wanita itu akan kembali mengisi baskom dengan air. Robot lainnya yang dikembangkan Al-Jazari adalah air mancur burung merak. Robot ini berfungsi sebagai pengganti pembantu atau pelayan. Robot ini memudahkan orang saat membersihkan tangan, karena robot burung merak itu akan menawarkan sabut dan handuk secara otomatis.

Robot lainnya yang diciptakan insinyur Muslim adalah burung merak otomatis yang bisa bergerak. Al-Jazari menggerakkan robot burung merak itu dengan tenaga air. Teknologi robot lainnya yang ditemukan Al-Jazari adalah pintu otomatis sebagai bagian dari salah satu jam air yang diciptakannya.

Teknologi automata yang dikembangkan Al-Jazari mencapai 50 jenis dan semuanya ditulis dan digambarkan dalam kitabnya yang sangat legendaris, Al-Jami Bain al-Ilm Wal ‘Aml al-Nafi Fi Sinat ‘at al-Hiyal (The Book of Knowledge of Ingenious Mechanical Devices). Karyanya ini berisi tentang teori dan praktik mekanik. Dalam kitab itu, Al-Jazari membeberkan secara detail beragam hal terkait mekanika.

Selain itu, Al-Jazari juga menciptakan teknologi automata lainnya yang berfungsi untuk membantu dan memudahkan tugas manusia. Ia antara lain menciptakan peralatan rumah tangga dan musik automata yang digerakkan tenaga air.

Semua robot yang ditemukan peradaban Islam lewat Al-Jazari sungguh sangat mencengangkan. ''Tak mungkin mengabaikan hasil karya Al-Jazari yang begitu penting. Dalam bukunya, ia begitu detail memaparkan instruksi untuk mendesain, merakit, dan membuat sebuah mesin,'' ungkap sejarawan Inggris, Donald R Hill, dalam tulisannya berjudul, Studies in Medieval Islamic Technology.

Sejarawan lainnya yang terpesona dengan risalah penemuan Al-Jazari adalah Lynn White. ''Jelas sudah bahwa penemu roda gigi pertama adalah Al-Jazari. Barat baru menemukannya pada 1364 M.'' Menurut Lynn, kata gear (roda gigi) baru menjadi perbendaharaan kata atau istilah dalam desain mesin Eropa pada abad ke-16 M.

Dalam pandangan Donald Hill, tak ada satu pun dokumen yang mampu menandingi karya Al-Jazari sampai abad modern ini. Menurut dia, risalah penemuan Al-Jazari begitu kaya akan instruksi mengenai desain, pembuatan, dan perakitan mesin-mesin.

''Al-Jazari tak hanya mampu memadukan teknik-teknik para pendahulunya dari Arab dan non-Arab, tapi juga dia benar-benar seorang insinyur yang kreatif,'' papar Donald Hill yang begitu mengagumi Al-Jazari. Ketertarikannya atas karya sang insinyur Muslim itu, Donal Hill pun terpacu dan terdorong untuk menerjemahkan karya Al-Jazari pada 1974.
Begitulah peradaban Islam mengembangkan teknologi robotnya. heri ruslan


Al-Jazari
Pemimpin Para Insinyur Muslim


Ra'is Al-A'mal. Gelar itu ditabalkan para insinyur Muslim di abad ke-13 M kepada Al-Jazari. Tak heran, jika nama lengkap sang insinyur fenomenal itu adalah Al-Shaykh Rais al-Amal Badi al-Zaman Abu al-Izz ibn Ismail ibn al-Razzaz al-Jazari. Sedangkan, titel Badi al-Zaman dan Al-Shaykh yang disandangnya menunjukkan bahwa dia adalah seorang ilmuwan yang unik, tak tertandingi kehebatannya, menguasai ilmu yang tinggi, serta bermartabat.

Sedangkan, kata Al-Jazari yang melekat pada nama lengkapnya itu menunjukkan amsalnya. Keluarga Al-Jazari berasal dari Jazirah Ibnu Umar di Diyar Bakr, Turki. Namun, hipotesis lainnya menyebutkan bahwa Al-Jazari terlahir di Al-Jazira, sebuah kawasan yang terletak di sebelah utara Mesopotamia, yakni kawasan di utara Irak dan timur laut Syiria, tepatnya antara Tigris dan Eufrat.

Di sanalah Al-Jazari mencurahkan hidupnya sebagai seorang insinyur dengan menciptakan berbagai mesin. Para penjelajah dan pelancong yang tandang ke wilayah itu pada abad ke-12 M, mengagumi kemakmuran yang diraih Dinasti Artukid. Pada saat itu pula, kedamaian dan stabilitas politik dan keamanan begitu terkendali.

Seperti halnya sang ayah, Al-Jazari mengabdikan dirinya pada raja-raja dari Dinasti Urtuq atau Artuqid di Diyar Bakir dari tahun 1174 M sampai 1200 M sebagai ahli teknik. Semasa hidupnya, Al-Jazari mengalami tiga kali suksesi kepemimpinan di Dinasti Artukid, yakni Nur al-Din Muhammad ibn Arslan (570 H - 581 H/1174 M - 1185 M); Qutb al-Din Sukman ibn Muhammad (681 H - 697 H/1185 M - 1200 M); dan Nasir al-Din Mahmud ibn Muhammad (597 H - 619 H/1200 M - 1222 M).

Atas permintaan Nasir al-Din Mahmud, Al-Jazari menuliskan seluruh penemuannya dalam sebuah risalah yang fenomenal. Dalam pengantar risalahnya, Al-Jazari mengungkapkan bahwa dirinya mulai mengabdi pada Dinasti Artuqid pada 570 H/1174 M. Ia risalah penemuannya, setelah 25 tahun bersama menjadi ahli teknik di bawah kepemimpinan tiga raja Dinasti Artuqid.

Berdasarkan informasi itu, dapat disimpulkan, kemungkinan Al-Jazari menulis risalahnya pada 595 H/1198 M, atau dua tahun sebelum Nasir Al-Din didaulat menjadi raja. Menurut naskah Oxford, Al-Jazari merampumgkam risalahnya yang mengguncang dunia teknik modern pada 16 Januari 1206 M.

Karya besar Al-jazari itu disempurnakan oleh Muhammad ibn Yusuf ibn `Uthman al-Haskafiat pada akhir Syaban 602 H/10 April 1206. Dari catatan Haskapi, saat itu Al-Jazari sudah tiada. Dari catatan itulah, Al-Jazari diperkirakan wafat pada 602 H/1206 M--beberapa bulan setelah dia menyelesaikan karyanya.

Penulis : hri
REPUBLIKA - Rabu, 04 Februari 2009