Selasa, 24 Juni 2008

Aku Ingin MEMBUNUHMU.....

Dalam kungkungan Emosi...

Dalam lingkaran Keputusasaan...

Dalam Untaian Kegelapan..

Dalam Bayang-bayang Kenangan...

Aku muak Melihatmu...Melihatmu...Melihatmu...Melihatnya

Aku Ingin Membunuhmu Seandainya Tak

Ada

Balasan Dosa..

Membunuhmu hingga nyawa dan rohmu tak bersisa..

Membunuh kenangan hingga kenanganmu tak meninggalkan abu saat kubakar..

Membunuhmu Jika Saja Tak Ada Air mata....

Jika Saja Tak

Ada

Rasa..

Ketika Aku Sadar Bahwa Masih Punya Air Mata..Masih Ada Rasa..

Saat Itupun aku Urungkan Niatku...

Dalam Belenggu Keputusasaan Air Mata Menggenangiku..

Air mata "berasakan anggur RUMI" membuatku takluk dan mengalah dari kejauhan tempatku..

Mengalah bukan karna ketakmampuanku...namun karena air mata yang jatuh pada mataku...

Tembang-tembang kematian yang kulantunkan padamu dan padanyapun lenyap...

Dalam garis lurus...dibawah tuntunan cahaya aku terduduk lesu...

Akupun terbujuk Janji2 bintang2 dan angin yang katakan jangan menyerah

Masih ada hari esok..

Ada

cerita yang mungkin belum kau ketahui...Katanya..

Dan cerita itu nantinya menjadi milikmu...katanya...

Dengan masih terduduk sambil mengasah pedangku aku belum sepenuhnya percaya...

Namun gemerlap bintang2 yang menyambutku tak bisa kuelakkan untuk terus berjalan di jalan ketiga diluar keputusasaanku..

Kau masih bisa menggapai bintangmu...

Suara hatikupun mampu menghancurkan bongkahan emosi yang sempat merasukiku..

Taurusita

Tidak ada komentar:

Posting Komentar